Title : Change! [2/?}
Rated : All Ages
Genre : Romance, Friendship
Length: Series
Cast :
- Cho Kyuhyun
- Kim HaNi
- Lee Donghae
- Lee Sungmin
- And Other
Twitter : @miirahmi77
Facebook : Mii Rahmi S
Disclaimer :
Haiiiii.. aku balik lagi nih, ini kelanjutan ff-nya. tapi aku sedih. Views-nya banyak yang membaca tapi belum ada jejak pendapatnya nih. RCL yaaa! ^o^
**THIS STORY IS MINE! DON'T PLAGIAT OR COPY PASTE WITHOUT MY PERMISSION!!**
Ha Ni melihat siapa yang ada di depannya. Dia
langsung terperangah melihatnya. Cowok yang mirip orang dalam mimpinya tadi
malam. Bahkan orang dihadapannya ini tampak sempurna dengan pakaian formal
layaknya seorang penguasa. Cowok ini memakai kemeja putih yang dibaluti jas
hitam ber-merk ternama. Ini Kyuhyun?
“Ha Ni?” panggil cowok itu.
******
Ha Ni menatap dalam cowok ini dan cowok itu tersenyum
licik dihadapannya.
Seketika proses berfikir Ha Ni berhenti tiba-tiba.
“Ya?”
Cowok itu bergerak perlahan dan tanpa Ha Ni duga, cowok
itu menempelkan bibirnya di bibir Ha Ni. Sontak mata Hani terbelalak. Sedetik
kemudian Hani memejamkan matanya. Bibir cowok ini sedikit melumat bibirnya.
Gila! Ini benar-benar gila, cowok itu menciumnya di tempat seperti ini? ciuman
pertama Ha Ni.. Ciuman pertama mereka!
Sontak alam sadar Ha Ni kembali. Dia melepaskan
ciuman cowok itu dan mendorong bahu cowok itu menjauh dari tubuhnya. Ha Ni
menatap marah cowok itu. Mata Ha Ni menelusuri sekitarnya. Fiuh.. untung tidak
ada orang.
“KAU!!!” tunjuk Ha Ni marah.
“Tidak buruk!” ucap cowok itu memandang Ha Ni dengan
tajam.
“Kurang ajar sekali kau, Cho Kyuhyun!!!” teriak Ha Ni
yang sudah diselimuti rasa marah, kesal, dan benci sama cowok yang sudah
diketahuinya itu. Cho Kyuhyun, musuh kecilnya itu.
“Aku ada rapat, setelah ini aku ingin berbicara
denganmu” balas Kyuhyun acuh sambil melangkah meninggalkan Ha Ni. Tidak peduli
dengan ekspresi yang dikeluarkan Ha Ni.
Merasa dilecehkan, Ha Ni memandangi punggung cowok
tersebut dengan geram. Seketika muncul ide di kepalanya. Dia segera melepas
sepatunya dan melemparkan ke depan ke arah cowok tersebut.
“Akh!”
Yes, berhasil. Lemparan Ha Ni tepat mengenai kepala
belakang Kyuhyun. Ha Ni tersenyum puas dan langsung berlari keluar rumah
Kyuhyun. Ha Ni langsung masuk ke dalam mobil dan segera menyalakan mobilnya
ketika Kyuhyun sudah berada di depan pintu masuk rumahnya. Untungnya Ha Ni
memarkirkan mobilnya di pinggir jalan rumah Kyuhyun.
Kyuhyun yang geram segera berlari keluar gerbang
rumahnya untuk menangkap Ha Ni yang seenaknya sudah membuat emosi Kyuhyun naik.
Tapi Ha Ni sudah terlebih dahulu tancap gas, meninggalkannya dengan segudang
kekesalan. Kyuhyun hanya bisa menatap marah pada mobil yang melaju kencang itu.
–
Kyuhyun POV
Attention, please!
Interupsi dikit… aku menempuh perjalanan dua puluh
satu jam dari Amerika ke sini. Aku lelah sekali. Begitu tiba di bandara
Incheon, tahu apa yang kutemukan?
Sungmin, cowok sebaya diriku menjemput di bandara. Saat
kutanya siapa dia, dia bilang dia anak laki-laki yang sering aku siram dulu.
Aku tertawa mengenangnya, tapi Sungmin tidak.
Dia ketakutan, menunduk, dan berjalan di belakangku
seolah aku ini adalah pangeran. Apa coba? Menjilatku? Aku benci kepura-puraan!
Sungmin mengantarku ke rumah. Tetapi karena aku kesal
padanya, aku menyuruhnya cukup mengantarkanku sampai gerbang rumahku. Dia
mengangguk patuh, berbalik ke mobil dan segera melajukan mobilnya. Lihatkan?
Dia bahkan patuh ketika aku menyuruhnya pergi!
Aku melangkah ke dalam rumahku. Dari depan pintu aku
melihat cewek yang keluar dari ruangan Paman Han. Dia tampak buru-buru sekali.
Lalu aku berjalan cepat ke arahnya sehingga dia menabrak bahuku.
“Ha Ni?” panggilku. Oh sungguh! Aku terkejut melihat
kenyataan, cewek yang menabrakku adalah Ha Ni. Cewek yang selalu ada di
fikirannya sejak aku berumur delapan tahun. Dia tidak menjawab panggilanku. Dia
malah menatapku dalam. Lalu timbul ide di kepalaku. Aku tersenyum licik
kepadanya. Lalu dengan sengaja aku menempelkan bibirku pada bibirnya. Lihat?
Dia bahkan menutup matanya. Sontak aku melumat bibir Ha Ni dengan lembut.
Aku merasakan tubuhku didorong olehnya. Dan yang
kulihat selanjutnya adalah tatapan marahnya padaku. Tapi aku tidak peduli.
“KAU!” tunjukknya. Wah wah wah.. berani sekali dia
menunjukku.
“Tidak Buruk!” balasku yang makin memperburuk
keadaan.
“Kurang ajar sekali kau, Cho Kyuhyun!!!” teriaknya.
Bahkan sekarang cewek ini berani meneriakiku.
“Aku ada rapat, setelah ini aku ingin berbicara
denganmu” balasku sambil meninggalkan Ha Ni. Aku berjalan memasuki ruangan
dimana aku akan mengadakan rapat dengan Paman Han. Sungmin mengatakannya padaku
tadi. Bahkan ketika aku baru tiba di tanah air?
Tetapi sesaat kemudian aku merasakan hantaman di
kepala belakangku. Aku menoleh ke belakang. astaga! Cewek itu melempariku
dengan sepatunya. Ku tatap mata cewek itu, namun dia malah memeletkan lidah dan
berlari ke luar rumah. Lantas aku berlari mengejarnya. Namun sayang, dia cukup
gesit rupanya. Dia berhasil meloloskan diri kali ini.
Aku mendesah geram kepadanya. Lihat saja! Kau pasti
akan bertekuk lutut padaku Ha Ni! Aku akan meminta hadiahku yang dulu belum kau
penuhi! Segera ku rapihkan jasku dan masuk kembali ke rumahku. Kata Sungmin,
aku harus mengikuti rapat oleh Paman Han selepas aku tiba di Korea, tanah
kelahiranku. Katanya membicarakan tentang pengalihan warisan mendiang ayahku.
Kalian tahu, bagaimana perasaanku saat ini? ku kira
saat aku tiba di Korea, akan ada peluk hangat, tur keliling melihat seperti apa
rumahku sekarang, dan berbagi cerita selama aku berada di Amerika. Namun
dugaanku salah. Tidak ada yang aku harapkan, bahkan sekarang Paman Han
menyuruhku menghadiri rapat redaksi Cho’s.
Kau ingat, tadi aku bilang nggak bisa memiliki
segalanya. Yap, aku nggak memiliki cinta. Jadi
wajar saja kan, kalau aku mencium cewek yang selama ini menghantui pikiranku di
Amerika, bahkan sejak aku berumur delapan tahun? Aku sungguh merindukannya.
Tapi tampaknya ini akan menjadi perjuangan yang berat bagiku. Setelah apa yang
barusan aku lakukan terhadapnya.
Protesku cukup panjang ternyata, okay, next!
--TBC--
Kyahahahaa. pendek ya?
sampai jumpa dilain kesepatan~~
Regards
Miirahmi77

Tidak ada komentar:
Posting Komentar