Kamis, 27 November 2014

Fanfiction

Author : Miirahmi77
Title    : Change! [2/?}
Rated : All Ages
Genre : Romance, Friendship
Length: Series
Cast    :
- Cho Kyuhyun
- Kim HaNi
- Lee Donghae
- Lee Sungmin
- And Other
Twitter  : @miirahmi77
Facebook : Mii Rahmi S

Disclaimer :
Haiiiii.. aku balik lagi nih, ini kelanjutan ff-nya. tapi aku sedih. Views-nya banyak yang membaca tapi belum ada jejak pendapatnya nih. RCL yaaa! ^o^

**THIS STORY IS MINE! DON'T PLAGIAT OR COPY PASTE WITHOUT MY PERMISSION!!**



Ha Ni melihat siapa yang ada di depannya. Dia langsung terperangah melihatnya. Cowok yang mirip orang dalam mimpinya tadi malam. Bahkan orang dihadapannya ini tampak sempurna dengan pakaian formal layaknya seorang penguasa. Cowok ini memakai kemeja putih yang dibaluti jas hitam ber-merk ternama. Ini Kyuhyun?

“Ha Ni?” panggil cowok itu.

******



Ha Ni menatap dalam cowok ini dan cowok itu tersenyum licik dihadapannya.

Seketika proses berfikir Ha Ni berhenti tiba-tiba. “Ya?”

Cowok itu bergerak perlahan dan tanpa Ha Ni duga, cowok itu menempelkan bibirnya di bibir Ha Ni. Sontak mata Hani terbelalak. Sedetik kemudian Hani memejamkan matanya. Bibir cowok ini sedikit melumat bibirnya. Gila! Ini benar-benar gila, cowok itu menciumnya di tempat seperti ini? ciuman pertama Ha Ni.. Ciuman pertama mereka!

Sontak alam sadar Ha Ni kembali. Dia melepaskan ciuman cowok itu dan mendorong bahu cowok itu menjauh dari tubuhnya. Ha Ni menatap marah cowok itu. Mata Ha Ni menelusuri sekitarnya. Fiuh.. untung tidak ada orang.

“KAU!!!” tunjuk Ha Ni marah.

“Tidak buruk!” ucap cowok itu memandang Ha Ni dengan tajam.

“Kurang ajar sekali kau, Cho Kyuhyun!!!” teriak Ha Ni yang sudah diselimuti rasa marah, kesal, dan benci sama cowok yang sudah diketahuinya itu. Cho Kyuhyun, musuh kecilnya itu.

“Aku ada rapat, setelah ini aku ingin berbicara denganmu” balas Kyuhyun acuh sambil melangkah meninggalkan Ha Ni. Tidak peduli dengan ekspresi yang dikeluarkan Ha Ni.

Merasa dilecehkan, Ha Ni memandangi punggung cowok tersebut dengan geram. Seketika muncul ide di kepalanya. Dia segera melepas sepatunya dan melemparkan ke depan ke arah cowok tersebut.

“Akh!”

Yes, berhasil. Lemparan Ha Ni tepat mengenai kepala belakang Kyuhyun. Ha Ni tersenyum puas dan langsung berlari keluar rumah Kyuhyun. Ha Ni langsung masuk ke dalam mobil dan segera menyalakan mobilnya ketika Kyuhyun sudah berada di depan pintu masuk rumahnya. Untungnya Ha Ni memarkirkan mobilnya di pinggir jalan rumah Kyuhyun.

Kyuhyun yang geram segera berlari keluar gerbang rumahnya untuk menangkap Ha Ni yang seenaknya sudah membuat emosi Kyuhyun naik. Tapi Ha Ni sudah terlebih dahulu tancap gas, meninggalkannya dengan segudang kekesalan. Kyuhyun hanya bisa menatap marah pada mobil yang melaju kencang itu.


Kyuhyun POV
Attention, please!
Interupsi dikit… aku menempuh perjalanan dua puluh satu jam dari Amerika ke sini. Aku lelah sekali. Begitu tiba di bandara Incheon, tahu apa yang kutemukan?
Sungmin, cowok sebaya diriku menjemput di bandara. Saat kutanya siapa dia, dia bilang dia anak laki-laki yang sering aku siram dulu. Aku tertawa mengenangnya, tapi Sungmin tidak.

Dia ketakutan, menunduk, dan berjalan di belakangku seolah aku ini adalah pangeran. Apa coba? Menjilatku? Aku benci kepura-puraan!

Sungmin mengantarku ke rumah. Tetapi karena aku kesal padanya, aku menyuruhnya cukup mengantarkanku sampai gerbang rumahku. Dia mengangguk patuh, berbalik ke mobil dan segera melajukan mobilnya. Lihatkan? Dia bahkan patuh ketika aku menyuruhnya pergi!

Aku melangkah ke dalam rumahku. Dari depan pintu aku melihat cewek yang keluar dari ruangan Paman Han. Dia tampak buru-buru sekali. Lalu aku berjalan cepat ke arahnya sehingga dia menabrak bahuku.

“Ha Ni?” panggilku. Oh sungguh! Aku terkejut melihat kenyataan, cewek yang menabrakku adalah Ha Ni. Cewek yang selalu ada di fikirannya sejak aku berumur delapan tahun. Dia tidak menjawab panggilanku. Dia malah menatapku dalam. Lalu timbul ide di kepalaku. Aku tersenyum licik kepadanya. Lalu dengan sengaja aku menempelkan bibirku pada bibirnya. Lihat? Dia bahkan menutup matanya. Sontak aku melumat bibir Ha Ni dengan lembut.

Aku merasakan tubuhku didorong olehnya. Dan yang kulihat selanjutnya adalah tatapan marahnya padaku. Tapi aku tidak peduli.

“KAU!” tunjukknya. Wah wah wah.. berani sekali dia menunjukku.

“Tidak Buruk!” balasku yang makin memperburuk keadaan.

“Kurang ajar sekali kau, Cho Kyuhyun!!!” teriaknya. Bahkan sekarang cewek ini berani meneriakiku.

“Aku ada rapat, setelah ini aku ingin berbicara denganmu” balasku sambil meninggalkan Ha Ni. Aku berjalan memasuki ruangan dimana aku akan mengadakan rapat dengan Paman Han. Sungmin mengatakannya padaku tadi. Bahkan ketika aku baru tiba di tanah air?

Tetapi sesaat kemudian aku merasakan hantaman di kepala belakangku. Aku menoleh ke belakang. astaga! Cewek itu melempariku dengan sepatunya. Ku tatap mata cewek itu, namun dia malah memeletkan lidah dan berlari ke luar rumah. Lantas aku berlari mengejarnya. Namun sayang, dia cukup gesit rupanya. Dia berhasil meloloskan diri kali ini.

Aku mendesah geram kepadanya. Lihat saja! Kau pasti akan bertekuk lutut padaku Ha Ni! Aku akan meminta hadiahku yang dulu belum kau penuhi! Segera ku rapihkan jasku dan masuk kembali ke rumahku. Kata Sungmin, aku harus mengikuti rapat oleh Paman Han selepas aku tiba di Korea, tanah kelahiranku. Katanya membicarakan tentang pengalihan warisan mendiang ayahku.

Kalian tahu, bagaimana perasaanku saat ini? ku kira saat aku tiba di Korea, akan ada peluk hangat, tur keliling melihat seperti apa rumahku sekarang, dan berbagi cerita selama aku berada di Amerika. Namun dugaanku salah. Tidak ada yang aku harapkan, bahkan sekarang Paman Han menyuruhku menghadiri rapat redaksi Cho’s.

Kau ingat, tadi aku bilang nggak bisa memiliki segalanya. Yap, aku nggak memiliki cinta. Jadi wajar saja kan, kalau aku mencium cewek yang selama ini menghantui pikiranku di Amerika, bahkan sejak aku berumur delapan tahun? Aku sungguh merindukannya. Tapi tampaknya ini akan menjadi perjuangan yang berat bagiku. Setelah apa yang barusan aku lakukan terhadapnya.

Protesku cukup panjang ternyata, okay, next! 


                                                                              --TBC--

Kyahahahaa. pendek ya? 
sampai jumpa dilain kesepatan~~ 

Regards

Miirahmi77

Kamis, 20 November 2014

Fanfiction



Author : Miirahmi77
Title    : Change! [1/?}
Rated : All Ages
Genre : Romance, Friendship
Length: Series
Cast    :
- Cho Kyuhyun
- Kim HaNi
- Lee Donghae
- Lee Sungmin
- And Other
Twitter  : @miirahmi77
Facebook : Mii Rahmi S

Disclaimer :
Haiiii, aku kembali lgi dengan membawa FF buatanku nih! mungkin pernah ada yang baca di salah satu wordpress yaitu miirahmi77.wordpress.com dan itu sudah aku hapus dari wordpress-ku. alasannya sederhana, Karena aku nggak bisa mengurus wp tersebut. wkwkwk~ mending di Blog ini aja. Mungkin cerita ini sedikit singkat. aku pengen lihat tanggapan kali. RCL yaa!! ^_^

**THIS STORY IS MINE! DON'T PLAGIAT OR COPY PASTE WITHOUT MY PERMISSION!!**

Happy Reading


Kyuhyun POV
Hai, aku Cho Kyuhyun. Kyuhyun, panggil saja begitu. Aku cowok paling beruntung di Korea. . . . seharusnya sih. Bagaimana tidak, secara fisik, cewek-cewek bilang-ehem!- aku keren.
            Secara materi, aku pewaris tunggal sebuah grup usaha bernama Cho’s Coporation, milik almarhum ayahku. Otomatis, karena aku udah 18 tahun, sekarang semua jadi milikku.
            Ya, aku tampan dan kaya. Semua hal bisa aku dapatkan. Semua? Sepertinya tidak. Hidupku kacau sejak aku bertemu dengan seseorang. Bahkan sesuatu yang dahsyat yang terjadi karena dia… karena cewek itu… begini ceritanya…



Author POV
Kim Ha Ni berada dalam dalam sebuah kafe, music up-beat dan kerlap kerlip lampu disco memenuhi ruangan, tampang-tampang yang nggak dikenalnya silih berganti dihadapannya. Saat ini sedang berlangsung party. Selain untuk having fun, saat seperti ini biasanya juga digunakan untuk cuci mata atau cari kenalan baru. Di depannya tiba-tiba berhenti seorang cowok yang tadinya sedang berjalan. Menurut Ha Ni cowok itu keren banget! Tubuh cowok itu tinggi, mungkin lebih dari 180 cm, garis wajahnya yang tegas, sorot matanya tajam,rambutnya lurus dan agak panjang dibiarkan jatuh menutupi sebagian wajahnya sehingga terkesan cool, lalu badannya tegap tetapi tidak ada otot-otot bisepnya yang menonjol di tubuh pria itu. Tidak seperti idolanya, Nickhun 2PM yang memiliki ABS yang menurutnya sempurna.

Ha Ni terpesona melihatnya. Selain karena kagum, Ha Ni merasa kenal atau melihat cowok itu sebelumnya. tapi dimana yaa?

“Aku Kyuhyun” kata cowok itu memperkenalkan diri.

Wajah terpesona Ha Ni berubah menjadi melongo nggak yakin.

“Kyuhyun?” tanya Ha Ni memastikan. Dia ingat seseorang bernama Kyuhyun yang pernah ada di dalam hidupnya, dulu banget… tapi masa sih cowok di hadapannya ini Kyuhyun? Kyuhyun itukan…

Cowok itu tersenyum tipis sekali lagi dan mengangguk. Ha Ni memegang tangannya sendiri, ini beneran, nggak ya? Dia cubit tanganya sendiri. Tapi…..

“AUUW!” teriaknya kesakitan.

Ha Ni tersentak dari tidurnya. Dia meringis perih melihat warna merah di lengannya, karena cubitan tangannya sendiri. Barusan itu mimpi?

“Kyuhyun…” ulang Ha Ni dalam hati. Kenapa dia bisa mimpiin cowok itu ya?

Ha Ni geleng-geleng kepala, bener-bener gak yakin dengan mimpinya barusan. Kyuhyun, musuh masa kecilnya yang sudah 10 tahun nggak pernah dilihatnya itu tiba-tiba hadir dalam mimpinya. Hani jadi berusaha mengingat-ingat seperti apa sosok bernama lengkap Cho Kyuhyun putra Mr. Cho itu. Anak lelaki yang bak pangeran kecil.

Ha Ni menyebutnya begitu, karena Mr. Cho, ayah Kyuhyun, adalah pengusaha sukses pemilik Cho Corp. beliau cuma punya seorang anak, yaitu Kyuhyun. Nggak cuma kaya, anak itu juga ditakdirkan mempunyai segudang keberuntungan lainnya: cakep, pintar, dan punya kuasa. Hal terakhir itu mungkin karena orangtua yang sangat memanjakannya, biasa mengabulkan apa saja yang Kyuhyun minta.

Tapi bagi Ha Ni, Kyuhyun adalah musuh. Begitu juga Sungmin, anak sopir ayah Kyuhyun yang juga temannya. Mereka selalu menjadi sasaran kejahilan Kyuhyun, dan herannya anak itu nggak pernah disalahkan. Selalu saja mereka yang salah, mereka yang kena marah. Sehingga Kyuhyun pun semakin nakal.

Sering Ha Ni lihat Sungmin kecil membantu ayahnya mencuci mobil, lalu Kyuhyun datang dan tiba-tiba mengambil slang air yang menyala dan menyemprotkannya ke arah Sungmin. Kyuhyun lalu tertawa senang melihat Sungmin yang basah kuyup.

Seketika mata Sungmin menatap marah melihat Kyuhyun, tapi tawa anak itu malah makin keras. Sungmin hendak maju dan mau memukul Kyuhyun, tetapi ayahnya langsung menghalangi.

“Sudah, sudah, jangan ganggu Tuan Muda” kata ayahnya menahan tangan Sungmin.

Sungmin yang patuh pada ayahnya nggak jadi bergerak dan hanya diam. Lalu dia kembali meneruskan kerja membantu ayahnya. Kyuhyun tertawa menang lalu meninggalkan mereka. Tapi Ha Ni melihat betapa tatapan mata Sungmin tampak penuh dendam memandang Kyuhyun. Dia bisa merasakan itu, karena dia sendiri juga sasaran kenakalan Kyuhyun. Kadang-kadang kelakuan anak itu benar-benar tidak terduga.

Waktu masih kecil, Ha Ni pernah datang kerumah Kyuhyun bersama ayahnya yang punya urusan kerja dengan ayah Kyuhyun. Baru saja dia turun dari mobil, Ha Ni melihat Kyuhyun nyengir di depan pintu masuk rumahnya. Ciri khas jika mau buat masalah. Ha Ni diam saja, terus berjalan digandeng ayahnya sampai di depan pintu rumah Kyuhyun.

“Kyuhyun yang manis, dimana ayahmu?” tanya ayah Hani sambil mengelus kepala Kyuhyun kecil. Kyuhyun tersenyum pada ayah Hani dan tanpa menjawab langsung menunjuk ke dalam ruang tamu yang mana disitu ada ayahnya, dan beberapa orang lain yang kyuhyun tahu adalah tamu ayahnya.

“Bagus, paman masuk dulu ya, dan Ha Ni kamu main saja dengan Kyuhyun” perintah ayahnya kepada Hani. lalu sang ayah berjalan memasuki rumah Kyuhyun. Meninggalkan mereka berdua dengan tatapan Ha Ni penuh dengan ketidak-sukaan.

“Apa lihat-lihat?!” gertak Hani sebal.

“Hya gadis jelek, kau sangat percaya diri sekali!” balas Kyuhyun tajam.

“MWO? Apa kau bil-“

“Sudahlah, ayo ikut aku ke dalam. Aku akan mengajakmu bertanding game di kamarku” potong Kyuhyun yang langsung menyeret Ha Ni ke dalam kamarnya. Menaiki tangga rumah Kyuhyun yang bertingkat 2 itu tanpa membuat  tatapan orang-orang dewasa yang sedang berbicara serius mengenai perusahaan menoleh kepada tindakannya pada Ha Ni.

“Lepaskan aku bodoh! Tanganmu membuat tanganku sakit!” ucap Ha Ni menghempaskan tangannya dari cekalan Kyuhyun. saat ini mereka sudah berada di depan kamar Kyuhyun.

“Ayo masuk, kita main game di PlayStation punyaku!” balas Kyuhyun sambil membuka kamarnya dan menyeret Ha Ni ke dalamnya. Ha Ni menatap takjub kamar Kyuhyun. Sangat luas dan terkesan mewah sebuah kamar untuk seorang anak yang bahkan belum memasuki 1 dasawarsa. Ck! Mengingat orang tua anak ini, Ha Ni tidaklah heran. Walaupun kamarnya juga luas, tetapi tetap saja terlihat elegan kamar anak ini.

“Yak bodoh, sampai kapan kau akan berdiri memandangi kamarku ini?! Cepat kesini!” teriak Kyuhyun di posisinya yang sekarang berada di atas lantai dengan karpet berbulunya itu. Ha Ni mendengus.

“Kapan ya, Kyuhyun itu tidak memanggilku bodoh atau jelek lagi?” tanya Ha Ni di dalam hati. Lalu dengan langkah kesal, Ha Ni menghampiri Kyuhyun yang sudah siap menantangnya untuk bermain game ini.

“Apa yang akan kudapatkan jika aku menang darimu, Kyuhyun ssi?” tanya Ha Ni  tanpa mengalihkan padangannya dari gambar yang bergerak kesana kemari, memukul lawannya dengan pedang yang tengah dimainkannya itu.

“Kalau kau menang? Nggak salah tuh? Huh?” cibir Kyuhyun dengan tatapan yang mengeras melihat tokoh yang dimainkannya sebentar lagi merenggang nyawa.

“Yak Cho Kyuhyun, sebentar lagi kau akan kalah! Kau harus membelikanku hadiah. Oke?” balas Ha Ni yang juga syok melihat tokoh yang dimainkannya diserang balik oleh Kyuhyun.

“Kita lihat saja nanti. Yang menang harus mendapatkan apapun dari yang kalah. Setuju?” tanya Kyuhyun.

“Ya, Aku setuju” balas Ha Ni.

Kini permainan sangat sengit. Kedua insan ini terlihat tidak mau kalah. Terlihat dari cara serangan balik di antara kedua belah pihak. Saat tokoh yang dimainkan Kyuhyun merenggang nyawa, Kyuhyun terlihat sangat panik. Lalu dia secara spontan menjambak rambut Ha Ni dari belakang dan membuat Hani terjatuh ke belakang dengan teriakannya.

“YAK!! Apa yang kau lakukan?” tanya Hani geram. Menahan sakit akibat rambutnya dijambak oleh Kyuhyun. mendengar teriakan itu membuat Kyuhyun langsung menyerang balik tokoh yang dimainkan Ha Ni. Tidak peduli dengan teriakan yang dikeluarkan gadis itu. Ha Ni yang geram langsung menjambak balik rambut Kyuhyun dari belakang.

“Kyuhyun curang!! Rasakan ini!!” ucap Hani sambil menjambak Kyuhyun.

“YAK gadis bodoh lepaskan aku!!” protes Kyuhyun tanpa memberhentikan gerakan tangannya pada stick ps-nya itu. Sampai pada akhirnya terpampang kata “YOU LOSE” di layar PlayStasionnya.

“Yaaaahh..” ucap Hani kaget. Lalu dia melepas jambakannya itu dari rambut Kyuhyun.  Lalu Ha Ni berdiri kesal dihadapan Kyuhyun.

“Kau curang Kyuhyun! Aku nggak mau main lagi denganmu!” ucap Ha Ni kesal seraya menuju pintu keluar kamar Kyuhyun.

“Yak! Kita sudah berjanji kalau yang menang akan mendapatkan apapun dari yang kalah! Dan aku yang menang, bodoh!” teriak Kyuhyun kesal.

Ha Ni menghentikan langkahnya ketika hendak menarik kenop pintu dan menoleh ke belakang arah Kyuhyun.

“Lupakan janji itu, Kyuhyun ssi!” balas Ha Ni tajam lalu segera melangkah keluar dari kamar Kyuhyun. Meninggalkan Kyuhyun dengan tatapan marah seorang pangeran kecil Mr.Cho itu…

Ha Ni geleng-geleng kepala mengingat masa kecilnya itu. Sepuluh tahun yang lalu, itu terakhir kalinya dia lihat tampang si jail. Sekarang cowok itu sudah berusia delapan belas tahun, kira-kira seperti apa ya tampangnya saat ini? apa sama dengan cowok yang dimimpikannya tadi?

“Ha Ni, bangun sudah siang! Jangan menjadi beruang yang berhibernasi lagi!” teriak Mama menggedor kamar Ha Ni. Salah satu kebiasaan buruk Hani yang tiap pagi membuat mamanya berteriak membangunkan Hani.

Ha Ni melirik ke jam di mejanya. Sudah jam 6 pagi.

“Iya Ma, Ha Ni udah bangun. Lagi mandi nih!” teriaknya sambil melompat dari tempat tidurnya dan masuk ke kamar mandi. Mending dia cepat-cepat madi dan bersiap-siap berangkat kuliah sebelum Mama mengomel melihatnya kesiangan. Lupakan mimpi itu…




Ha Ni adalah cewek unik. Dibalik sikapnya yang terkesan cuek dengan hal-hal berbau make up, tetapi dia sangat memperhatikan penampilannya didepan umum. Hanya dengan olesan bedak tipis di wajahnya dan lipgoss rasa strobery kesukaannya itu sudah membuat Ha Ni cantik. Pakaiannya yang selalu casual tiap dia berangkat ke kampus, membuatnya disukai banyak cowok di kampusnya. Ha Ni tidak menyukai Highless yang menurutnya cocok untuk menimpuk anjing tetangga sebelah rumahnya yang terlihat sangar di matanya.

“Pagi Ma..” sapa Ha Ni kepada Mamanya yang tengah mengolesi roti dengan selai nanas kesukaan anaknya.

“Hm.. Langsung duduk di kursimu dan minum susu yang ada di meja” balas sang mama. Ha Ni mengangguk dan menunggu sarapan paginya.

“Ini sarapanmu, sayang” ucap sang mama lalu duduk di kursi samping Ha Ni.

“Wah makasih mamaku sayang” balas Ha Ni lalu mencium pipi mamanya.

“Ma, papa kemana?” tanya Ha Ni heran melihat mamanya sendiri di ruang makan. Biasanya papa ada disana dan akan berangkat ke kantor pukul 7 pagi.

“Ini kan baru jam 7” batinnya.

“Papa sudah berangkat jam 5 pagi. Ada urusan sangat penting di kantornya” balas mama. Ha Ni yang nggak mau ambil pusing tentang apa yang dilakukan papa-nya itu. Sudah pasti mengenai bisnis, dan Ha Ni tidak tertarik akan hal itu.

“Ohh..” balas Ha Ni sekenanya.

Ha Ni melirik jam yang melingkar di tangannya. Sudah jam setengah 8, sudah saatnya Ha Ni berangkat ke kampus. Hari ini dia berencana berangkat pagi untuk menyelesaikan tugasnya yang belum selesai di perpustakaan kampus.

“Ma, aku berangkat dulu yaa” pamit Ha Ni pada mamanya.

“Ha Ni, uang jajanmu masih ada?” tanya sang mama tiba-tiba. Ha Ni bingung. Biasanya mamanya akan mengomel pada Ha Ni kalau ia meminta uang tambahan jajannya.

Tapi mendengar pernyataan aneh sang mama, Ha Ni tidak berencana memanfaatkan kesempatan yang ada. Dia menggeleng dan tersenyum ke Mamanya.

“Masih cukup untuk 3 hari kedepan kok, Ma” balas Ha Ni.

“Ini, mama beri kartu ATM mama. Tolong uang yang ada di kartu itu kamu belikan gaun yang bagus untuk kamu pakai” balas mama Ha Ni sambil menyodorkan kartu ATM miliknya.

“Buat apa ma?” tanya Ha Ni heran.

“Kita akan menghadiri undangan makan malam dengan Mr. Han, pamannya Kyuhyun”.

“Apa?” pekik Ha Ni kaget.

“Hush, sudahlah.. bagaimanapun juga kita harus menghargai undangan yang Paman Han berikan”.

“Hem.. Aku mengerti, Ma” balas Ha Ni.

“Aku berangkat, Ma” ucap Ha Ni lalu mencium pipi mamanya dan berlari menuju pintu keluar rumahnya. Hari ini juga Ha Ni berencana membawa mobilnya. Sudah hampir seminggu ini mobilnya tetap terpakir sempurna di garasi mobilnya. Apa lagi kalau bukan Eunhyuk, pacarnya itu selalu menjemputnya dengan menggunakan motor besarnya itu.

Saat tiba di parkiran kampus, Ha Ni baru saja memarkir mobilnya dan keluar dari mobil ketika seorang cowok menghampirinya.

“Pagi, Ha Ni” sapa cowok itu sambil tersenyum.

“Pagi, Donghae” balas Ha Ni biasa saja.

Ha Ni tahu dia Lee Donghae, anak Musik yang pernah dibentak LeeHyukJae pacarnya, karena sering banget dekatin dia. tapi sepertinya cowok itu nggak jera walau sudah diancam. Donghae tetap saja mendekatinya.

“Kuliah?” tanya Donghae basa basi.

“Memang kesini mau apa?” tanya Ha Ni balik.

Donghae nyengir malu, ketahuan banget basa basinya. Tapi 5 detik kemudian, Donghae kembali pede.

“Mau ke kantin dulu, nggak?” kata cowok itu mengajak Ha Ni.

“Aku udah sarapan”

“Kalau gitu aku kelas ya?” kata Donghae lagi.

“Ke kelas? Ngapain?”

“Kuliah kan?”

Ha Ni tertawa sebentar. “Hae, kamu anak Musik, aku anak Desain, mana mungkin kelasnya bisa sinkron?” Ha Ni geleng-geleng kepala.

“Oke deh aku antar kamu ke kelas!” kata Donghae memutuskan sebelum Ha Ni menjawab. Sepertinya Donghae nggak akan berhenti mendekati Ha Ni meski nggak diperhatikan. Mungkin karena cowok itu senior, 2 tahun lebih tua dari Ha Ni. Jadi dicuekkin atau nggak, cowok itu tetap pede.

“Sebenarnya aku mau ke perpus, Hae, Kuliahku nanti jam sebelas, sekarang aku mau ke perpus dulu sama Ji Eun” kata Ha Ni menerangkan.

“Nggak apa-apa, aku antar” kata Donghae sambil mengambil alih buku kuliah yang sedang dipegang Ha Ni.

Ha Ni nggak bisa menolak lagi. Dia melihat jam tangannya, masih jam delapan pagi. Eunhyuk pasti masih tidur di kosnya. Jadi pacarnya itu nggak bakal lihat dia dan Donghae saat ini. Kalau anak-anak lain melihatnya, biarlah, dia bisa mengarang sejuta alasan nantinya.

Sepanjang perjalanan menuju perpustakaan, Donghae terus saja melontarkan gombalannya pada Ha Ni. Sedangkan Ha Ni menanggapinya biasa saja, tidak mau terbuai dengan mulut manis cowok bernama Lee Donghae ini.

Untung saja pintu perpustakaan sudah di depan mereka dan saat masuk, dia langsung melihat Ji Eun. Kalo nggak, dia nggak tahu lagi harus bersikap bagaimana dengan Donghae. Entah mengapa, walaupun dia sudah memiliki pacar, masih saja ada yang mendekatinya. kalo kata Ji Eun sih, salah dia juga menanggapi semua cowok. Tapi masa sih orang datang ngobrol baik-baik terus diusir?

“Makasih, Donghae” kata Ha Ni sudah berada di dalam perpustakaan dan duduk di samping Ji Eun. Cowok itu tetap saja berdiri di depannya. Ji Eun pun senyum-senyum sendiri melihat semua itu.

“Nggak kuliah, Hae? Ntar telat lho!” sindir Ji Eun.
Barulah Dongae menyingkir dari hadapan mereka.

“Kelakuan!” sindir Ji Eun pada Ha Ni saat cowok itu hilang dari pandangan.

“Jangan salahin aku, dia yang keras kepala buat nganterin aku ke perpustakaan” bantah Ha Ni.

“Sebenarnya kamu itu punya hati nggak sih, Han?”

“Kenapa?”

“Kalo nggak rajin gonta-ganti pacar, punya pacar satu, tapi labaannya segudang” kata Ji Eun yang memang teman Ha Ni sejak SMA. Ji Eun tahu banyak kisah cinta Ha Ni yang nggak pernah indah.

“Mumpung masih muda” jawab Ha Ni asal.

“Artinya?”

“Aku masih bisa memilih”

“Dasar!” kata Ji Eun sambil menepuk Ha Ni dengan gulungan kertas fookopian di tangannya.

“Akh” rintih Ha Ni pura-pura.

“YAK! Dasar lebay!” ucap Ji Eun yang gemas melihat tingkah temannya ini.

“Sebenarnya ya, Ji, aku belum pernah ketemu sama cowok yang bikin aku nggak menentu” kata Ha Ni jadi curhat.

“Nggak menentu?” tanya Ji Eun.

“Ya, Seseorang yang membuat aku benar-benar merasa jatuh cinta, dan belum pernah aku merasakan yang namanya Cinta pada pandangan pertama” balas Ha Ni.

“Jadi selama ini apa?” tanya Ji Eun lagi.

Ha Ni angkat bahu. “Entahlah, mungkin aku lagi mencari cinta sejati. Yang mana seseorang sedang menungguku dengan kuda putihnya sambil membawa cincin berkilauan emas”.

“Gila?” tebak Ji Eun

“Bukan, tapi pangeran hidupku” ucap Ha Ni sambil menangkupkan kedua tangannya yang menopang dagu di atas meja

“Aish, Udah ah, Back our study, ok?” kata Ji Eun yang malas meladeni ‘curhatan’ Ha Ni pagi-pagi. Ji Eun mengambil buku yang di bawa Ha Ni dan mulai mencari bahan tugas makalah mereka.

Ha Ni pun mulai mengerjakan tugasnya. Baru sepuluh menit kemudian, dering lagu Hands Up dari boyband favoritnya, 2PM, berdering nyaring di dalam tasnya. Seisi perpustakaan melihat padanya. dia mengangguk sedikit untuk meminta maaf, lalu cepat pergi keluar dan menjawab teleponnya.

“Hallo, Pa”

“Ha Ni, kamu ada dimana? Tanya papanya buru-buru.

“Dikampus, Pa”.

“Dikelas?”

“Nggak, Pa. kuliahnya nanti jam sebelas”.

“Syukurlah, bisa tolong papa ambilkan map hijau di ruang kerja papa? Lalu antarkan kesini ya, Nak”.

“Ke kantor papa” tanya Ha Ni.

“Bukan, antarkan ke kantor Paman Han. Tahu kan?”.

“Tahu”.

“Tolong cepat ya, Han. begitu ketemu, antar langsung ke sini”

“Ya, Pa”.

Hani nggak nanya-nanya lagi. Sepertinya berkas itu penting sekali bagi papanya sekarang. Dia kembali masuk ke perpustakaan, pamit bentar sama Ji Eun, dan langsung pulang.

Dia harus buru-buru menolong papanya, soalnya sebelum jam setengah sebelas nanti dia harus ada di kampus lagi buat kuliah.

Sepanjang perjalanan menuju rumah, Ha Ni teringat ucapan mamanya, yang nanti malam ada undangan makan malam bersama Paman Han. Instingnya mengatakan kalau ini bukan acara makan malam seperti biasanya. Mamanya menyuruh dia membeli sebuah gaun, dan mewajibkannya untuk datang ke acara makan malam yang sangat penting ini. Biasanya Ha Ni akan menolak dan mamanya membolehkannya. Tapi kali ini, mama memaksanya ikut.

Tiba-tiba dia teringat akan satu hal, sekarang tanggal 3 februari. Dan ini hari ulang tahun Cho Kyuhyun tepat berumur 18 tahun. Ha Ni ingat ucapan papanya beberapa hari lalu, kalau Kyuhyun akan kembali ke tanah air tepat disaat umurnya 18 tahun. Dan dia akan mengambil alih semua peninggalan almarhum ayahnya. Delapan belas tahun, usia yang menjadikannya memiliki semua itu, termasuk perusahaan.

“Apa mungkin??” jerit Ha Ni dalam hati. Hani menggeleng keras. Jangan sampai pemikirannya ini benar-benar terjadi. Cho Kyuhyun.. kembali?


Ha Ni mematikan mesin mobilnya di depan rumah Paman Han. Dia sudah tiba di depan rumah musuh kecilnya itu. Ha Ni melihat banyak sekali mobil yang terpakir di halaman rumah Kyuhyun. ada mobil papanya, Paman Han, dan mungkin saja mobil milik pegawai kantor. Pintu utama terbuka lebar, hal ini sangat jarang terjadi. Paman Han sudah tidak memiliki istri dan nggak punya anak. Sejak kakaknya, yaitu Mr. Cho dan istrinya, orangtua Kyuhyun, meninggal karena kecelakaan pesawat, Paman Han tinggal disini bersama istrinya sebelum istrinya meninggal dua tahun yang lalu.

Sementara itu, sejak sepuluh tahun lalu, Kyuhyun tinggal di sekolahkan ke luar negeri, di sekolah yang terbaik yang berasrama. Selama ini setahu Ha Ni, Kyuhyun nggak pernah pulang, paling-paling hanya Paman Han yang sering ke Amerika untuk mengunjunginya.

Sekarang sepertinya Kyuhyun memang pulang, tapi mengapa Ha Ni mesti peduli? Toh dia nggak mau menemui cowok itu, waktu kecil aja Kyuhyun udah nakal apalagi sekarang, pikir Ha Ni.

Ha Ni berjalan pelan-pelan dari samping rumah menuju pintu masuk. Dia melihat sekitar ruang tamu yang kosong, mungkin papa Ha Ni ada di ruang pertemuan yang terletak di samping kanan. Dia melihat ke arah tangga,juga kosong, diatas tangga itu dulunya kamar Kyuhyun.

Merasa situasi aman, Ha Ni cepat-cepat berjalan menuju pintu samping. Sebelum masuk, dia kembali menyempatkan diri mengintip ke dalam. Memastikan kalo cowok itu benar-benar tidak ada, baru dia mengetuk into dan masuk. Di dalam ruang pertemuan itu Hani melihat ada Paman Han, Papa Hani, dan Pa Jerry, notaris kepercayaan keluarga Cho’s.

“Siang, Om, Paman, Pa” sapa Ha Ni satu per satu, baru kemudian memberikan map hijau yang dibawanya ke papa.

“Pa, ini berkasnya”.

“Terima kasih, Ha Ni” kata Paman Han yang duluan mengucapkan terima kasih.

Ha Ni mengangguk dan bergegas pamit pada semuanya. Sebaiknya dia secepatnya cabut dari sini sebelum ketemu…. Namun 10 langkah dia keluar pintu, tanpa sengaja bahunya menabrak seseorang.

Ha Ni melihat siapa yang ada di depannya. Dia langsung terperangah melihatnya. Cowok yang mirip orang dalam mimpinya tadi malam. Bahkan orang dihadapannya ini tampak sempurna dengan pakaian formal layaknya seorang penguasa. Cowok ini memakai kemeja putih yang dibaluti jas hitam ber-merk ternama. Ini Kyuhyun?

“Ha Ni?” panggil cowok itu.

--TBC--

Lee Hyuk Jae

The man was born April, 4th 1986 in Neongguk, Goyang, South Korea. I call him: EH.

Since 2011, I fall in love with EH! There's some of the reason 'Why I like EH' is:

1) He's handsome. It's true!

2) Proficient in perfoming dancer movement.

3) He's body ideally not fat but not skinny (--')
 

4) A sexy stomach muscless -3-

5) He's lips are adorable :')

6) The vagaries of the ridiculous XD

7) Always loving ELF.

8) That often took out his tears.

9) Not ashamed of doing fan service with DH '-'/\

10) he hair models now has made me screaming hysterically.

.
.
Aaaahh.. It makes me increasing fall into enchantment!! >///<
wkwkwk..
Babyhyuk *-*/\








Jumat, 18 Juli 2014

PLAYING #2

Hohoho, game kali ini seperti test wawancara ya. Bayangi aja pas press conference SS4 Jakarta 2012 lalu. Hahaha 

1. Benda apa yang selalu kamu bawa saat berpergian? 
-MP3, Parfum, dan... Foto Kyuhyun tampan. Hahaha TvT 

2. Apa keinginanmu saat ini? 
-new album, Supershow, dan SMTown.. U know what I mean :D 

3. Siapa member SJ yang bikin kamu gila? 
-Kyuhyun, Kyuhyun, Kyuhyun :3 

4. Siapa member SJ yang bikin kamu galau? 
-Kyuhyun T^T 

5. Pendapatmu tentang Kyuhyun? 
-Hey babykyu, berhentilah menyakiti hatiku! *taboKyu 

6. Kamu ingin ke SM apa DormSuju? 
-Kamar pribadinya Kyuhyun dan Eunhyuk;) 

7. Pendapatmu tentang seksi dancer? 
-Enyah kau perempuan genit!! 

8. Lagu SJ yang bikin kamu histeris? 
-Club No 1 ! -,- 

9. Lagu fav di SJ? 
-Sapphire Blue 

10. Member SJ yang menurutmu imut? 
-Sungmin! :3 

11. Member SJ termanis? 
-Baby Eunhyuk dong! *-* 

12. Member SJ terseksih? 
-Donghae oppa! ^-^/\ 

13. Member SJ ternasis? 
-Yesung ddangkoma/? ._. 

14. Harapan kalian untuk SJ? 
-teruslah berkarya dan jangan berpacaran selain dengan diriku! :3 

15. Pendapatmu tentang antis? 
-Mati kau! 

16. Kenapa sih suju mulu? 
-Au dah! 

17. Apa itu cinta? 
-Cinta adalah saat dimana aku memandang wajah tampan Kyuhyun dan Eunhyuk. Itulah cinta! ._.a *eeaaa 

18. Emang kyuhyun kenal kamu?nganggep kamu? 
-Kalo aku bilang ya, kenapa?! Mau protes? :p 

19. Jadi selirnya kyuhyun apa istrinya eunhyuk? *nahloh 
-Selirnya Kyuhyun! Wkwk 

20. Ih segitunya sama kyuhyun! 
-Biarin aja! :p 

haha aneh yah?ToT 
saatnya.... 
Menghilang~ 

*seperti biasa ada pict buat kalian :) wkwkwk







PLAYING #1

Sebenarnya aku iseng aja dan gatau harus ngapain. Jadi aku menulis catatan ini deh. Oke mari disimak! '-'/\ hehehe 

1. SUJU apa EXO? 
-SUJU 

2. EXO apa SHINee? 
-SHINee 

3. Sehun apa Chanyeol? 
-Sehun baby -3- 

4. Tampan tapi bolot, jelek tapi pintar? 
-Tampan dan pintar *-* 

5. Ikan apa ayam? 
-Daging brooh -,- 

6. Siapa pacar pertamamu? 
-eunhyuk :3 

7. Kyuhyun apa Donghae? 
-dua2nya ~o~ 

8. Supershow apa new album? 
- oh nooo.. Dua2nya lah -....- 

9. Suka SNSD? 
-Najis amit2!! 

10. Victoria apa Seohyun? 
-Hyorin._. 

11. Sistar apa F(x)? 
-Sistar^^ 

12. Swing apa Growl? 
-Swing! 

13. SuJu M apa Suju KRY? 
-Suju M 

14. Lee Min Ho apa Kim Sang Bum? 
-Bebep Lee Min Ho<3 

15. 2PM apa 2AM? 
-2PM dong! 

16. T.O.P apa Siwon? 
-T.O.P ! *mianhae babywon-.-* 

17. Jokowi apa Prabowo? 
-Woy! Secret! 

18. Korea apa Jepang? 
-Jepang! :3 

19. EunHae apa Kyumin? 
-KyuHyuk, adakah~XD 

20. Sepeda apa motor? 
-Sepedamotor broh --v 

21. Boneka apa Bunga? 
-Paket unlimitted download video from youtube~o~ 

22. Baritone apa Tuba? 
-Tuba! :) 

23. Pempek apa Mie Yamin? 
-gile loh! Itu makanan fav gue semua TvT 

24. Manis apa ganteng? 
- Manis :3 

25. HP apa notebook? 
-Notebook 'o'v 

26. Kelabang apa kalajengking? 
-apapun, yang penting enak di makan._. 

27. Spongebob apa Doraemon? 
-Shinchan! :D 

28. MR.X apa MR.Y? 
-MR.Y *-*/\ 

29. Bali apa Lombok? 
-Lombok 

30. Paris apa Jerman? 
-Tanah Mekah, Arab Saudi *eaaa 

hahaha udahlah segini dulu, cape ngetiknya.-. 
Bubay *menghilang*

ohya nih ada bonus picture buat kalian! wkwkw :)